Mengenal Skala Beaufort

Rabu, 6 Januari 2010. Di tengah mengerjakan soal UAS Sejarah, tiba-tiba hujan turun sangat deras. Lalu bertiup angin kencang. Dari dalam kelas aku hanya bisa melihat warna putih saja di luar. “Pet” dan listrik padam. Semuanya terkejut dan UAS dihentikan sebentar. Suasana menjadi agak riuh. Hal ini membuka kesempatan lebar-lebar bagi hampir semua anak untuk bekerja sama mengerjalan soal. Aku berdiskusi dengan teman sebelah namun yang kami lakukan kurang heboh dibanding anak lain. Sampai-sampai dari belakang ruang kelas kami muncul sosok Kanjeng Mami dan beliau marah-marah. Semuanya tetap mengerjakan soal dengan bantuan sinar hp meski tadi ada sidak dilarang membawa hp saat ujian. Saat perjalanan pulang aku melihat akibat hujan tadi. Cabang dan ranting pohon berserakan di Jl. Sultan Agung dan di tepi jalan depan gedung DPRD. Taman yang ada di Jl. Kertanegara digenangi air. Ada pohon flamboyan tumbang di Jl. Kahuripan. Di beberapa ruas jalan macet dan ditemui beberapa Polantas sibuk mengatur lalu lintas. Di Jl. Ters. Ijen dijumpai endapan-endapan pasir. Sementara itu, di kamarku dipenuhi baskom karena atapnya bocor.

Nb: setelah membaca koran ternyata kecepatan anginnya sekitar 45 knot.

Dulu, saya menganggap remeh menulis catatan harian. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, saya merasa beruntung pernah mencatat kejadian yang pernah saya alami. Salah satunya kejadian yang terjadi pada 8 tahun lalu itu! Hehe. Kalau saat itu saya sudah mengenal skala Beaufort, seharusnya saya tidak perlu menunggu turunnya berita tentang cuaca hari itu di surat kabar keesokannya. Skala Beaufort merupakan skala empiris yang digunakan untuk mengetahui kecepatan angin berdasarkan keadaan yang terjadi di darat maupun laut. Jadi, memang bersifat agak subyektif. Skala Beaufort dikembangkan pertama kali oleh ahli hidrografi Irlandia, Sir Francis Beaufort, pada tahun 1805. Skala ini terdiri dari 13 kelas dengan rentang dari 0 hingga 12 (Lihat tabel di bawah). Beberapa kali penyempurnaan dilakukan terhadap skala Beaufort sejak awal digunakan pertama kali secara resmi pada pelayaran kapal HMS Beagle tahun 1830-an. Jadi, pada mulanya skala Beaufort hanya diperuntukkan untuk mengetahui kecepatan angin saat melakukan pelayaran. Namun, pada tahun 1923 George Simpson, direktur Kantor Meteorologi Inggris, menambahkan deskripsi skala Beaufort untuk pengamatan di darat. Selanjutnya, pada tahun 1946, skala Beaufort dapat dinyatakan dalam persamaan empiris:

V

Dengan V adalah kecepatan angin pada ketinggian 10 meter dan B adalah nilai dari skala Beaufort. Saat ini, beberapa negara yang sering dilanda topan (China, Jepang, Taiwan) menambahkan skala hingga 17. Akan tetapi, sebagian besar negara menggolongkan skala 13-17 ke dalam skala Saffir-Simpson.

beau

Dalam tabel tersebut, kecepatan angin dinyatakan dengan satuan knot (1 knot = 0,5 m/s = 1 mil laut/jam = 1,8 km/jam) dan tinggi gelombang dinyatakan dalam satuan meter. Perlu dicatat bahwa tinggi gelombang diukur pada perairan terbuka, bukan di pesisir atau perairan sempit.

Nah, sekarang dengan menggunakan ilustrasi lain, berdasarkan deskripsi skala Beaufort, coba tebak berapa kecepatan angin yang bertiup saat kejadian ini berlangsung:

Ahad, 29 Januari 2017. Sebelum turun hujan, pukul 13.35, kami mengakhiri diskusi hari ini. Aku langsung shalat ke Masjid Raden Patah. Usai shalat, terlihat hujan ringan mulai turun. Aku memilih pulang dengan berjalan kaki. Aku lekas mengeluarkan dan membuka payungku. Mumpung hujannya belum deras. Tampaknya, aku salah persepsi. Hujan memang ringan. Akan tetapi disertai angin sangat kencang. Bahkan, payungku sampai melengkung ke arah yang berlawanan. Aku terpaksa berteduh sejenak di gazebo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s